“Saya Tidak Akan Bersikap Negatif Berlebihan atas Ekonomi Global”

oleh

Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen, pada Selasa (11/4), mengatakan prospek ekonomi global “cukup cerah,” dan membantah pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF) tentang adanya risiko yang lebih besar terkait gejolak keuangan yang parah.

“Saya tidak akan bersikap negatif berlebihan tentang ekonomi global. Saya kira negara-negara telah terbukti tangguh menghadapi sejumlah pasar berkembang. Negara-negara berpendapatan lebih rendah masih terus menunjukkan ketangguhan mereka, dan mereka telah membangun penyangga dan menerapkan kebijakan ekonomi makro yang kuat. Jadi saya kira kita semua seharusnya lebih positif. Tentu saja ada risiko, yang sebagian besar terkait dengan perang Rusia di Ukraina,” jelasnya.

Lebih jauh Yellen mengatakan ia belum melihat bukti yang menunjukkan penurunan kredit, meskipun ada potensi terjadinya hal itu.

Ia menambahkan bahwa ia tidak mengantisipasi penurunan ekonomi, tetapi itu merupakan suatu kemungkinan.

Yellen menilai salah satu risiko bagi ekonomi global adalah serangan Rusia ke Ukraina. “Saya menantikan koordinasi tambahan dengan sekutu-sekutu kami untuk mendukung Ukraina yang mempertahankan diri melawan Rusia,” ujarnya.

Yellen juga optimis China akan menyepakati beberapa aspek teknis tertentu atas restrukturisasi utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan langsung pertama diantara negara-negara kreditur dan debitur pekan ini.

“Saya berbesar hati dengan kesediaan China memberikan jaminan khusus terkait Sri Langka. Saya menilai ini sebagai tanda yang positif,” lanjutnya.

Yellen menyampaikan hal itu dalam konferensi pers pertama di awal pertemuan IMF dan Bank Dunia di Washington DC pada Selasa. [em/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com