Persaingan untuk Luncurkan Taksi Swakemudi di San Francisco

oleh

Dua pelopor layanan taksi kini mengarah pada bidang yang belum diketahui saat mereka meminta persetujuan untuk mengangkut penumpang di salah satu kota AS berpenduduk terpadat dengan kendaraan tanpa pengemudi atau swakemudi.

Cruise adalah anak perusahaan General Motors dan Waymo, sebelumnya dikenal sebagai Google Self-Driving Car Project, merupakan anak perusahaan Alphabet Inc., perusahaan induk Google.

Jika kedua perusahaan ini berhasil memperoleh persetujuan sebelum akhir tahun, San Francisco akan menjadi kota AS pertama dengan dua layanan tanpa pengemudi, yang bersaing dengan perusahaan Uber, Lyft, dan taksi tradisional — yang semuanya masih bergantung pada pengemudi untuk mengendalikan kendaraan.

Namun, Cruise dan Waymo masih harus mengatasi potensi hambatan, termasuk keluhan tentang kendaraan yang tiba-tiba berhenti menghambat lalu lintas yang mengancam ketidaknyamanan pemakai jalan lain serta membahayakan keselamatan publik.

Cruise sudah mengenakan biaya kepada warga untuk perjalanan tanpa pengemudi di bagian kota San Francisco yang tidak terlalu padat selama jam malam sejak Juni lalu.

Waymo sudah memberikan tumpangan gratis tanpa pengemudi di daerah kota yang lebih luas sambil menunggu izin untuk mulai mengenakan tarif pada penumpang dengan kendaraan robot yang diam-diam mulai dibuat Google 14 tahun lalu.

Persaingan untuk meluncurkan layanan tanpa pengemudi di seluruh San Francisco akan menjadi langkah pertama dalam perluasan lebih ambisius yang berpusat di California – negara bagian di mana lebih dari 35 juta kendaraan yang dikemudikan manusia saat ini terdaftar.

Cruise baru-baru ini mengajukan izin untuk mulai menguji kendaraan robotnya di seluruh California dengan kecepatan hingga 88 kilometer per jam — 40 kilometer per jam di atas kecepatan maksimum taksi robotnya di San Francisco.

Waymo sudah menguji mobil tanpa pengemudi di Los Angeles – kota terbesar kedua di AS.

Dorongan untuk meluncurkannya di California terjadi setelah Cruise mulai menguji taxi robotnya di Austin, Texas, serta di Phoenix, Arizona di mana sejak 2020, layanan tanpa pengemudi Waymo telah membawa penumpang di jalan-jalan Arizona yang jauh lebih sepi dan menantang daripada jalan-jalan di San Fransisco. [my/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com