News  

Peningkatan Literasi Berhubungan Erat dengan Pemerataan Pendidikan, Pria Ini Buktinya

Suara.com – Ketersediaan informasi dan literasi berhubungan erat dengan kualitas pendidikan. Semakin tinggi tingkat literasi dan ketersediaan informasi yang dimiliki seseorang, semakin besar pula peluangnya menempuh pendidikan tinggi.

Pentingnya pendidikan tinggi ini disadari betul oleh Ricardo Handoko, Founder ERHA Group. Pria yang akrab disapa Rico ini tumbuh di linkungan keluarga yang menanamkan pentingnya pendidikan sejak kecil. Hal ini memberikan peran signifikan dalam pembentukan identitasnya.

Rico percaya bahwa akses terhadap pendidikan dan literasi informasi yang baik dapat membentuk karakter generasi yang kritis, adaptif, dan memiliki daya juang tinggi. Rico pun mewujudkan manifestasinya melalui Emilie Handoko Initiative (EHI) yang merupakan inisiatif pribadinya dalam bidang amal. Melalui EHI, Rico berupaya membuka selebar-lebarnya akses pendidikan bagi generasi muda Indonesia, salah satunya adalah pembangunan gedung SMK Wahana Tegal Angus yang bekerjasama dengan World Harvest Indonesia.

Pada acara peresmian bangunan baru SMK Wahana Tegal Angus (17/12), Rico hadir memberikan motivasi dan mengajak seluruh siswa untuk mewujudkan mimpi dengan giat belajar dan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan positif. Hal ini pun disambut baik oleh Garry Kurniawan, M.M selaku Direktur World Harvest Indonesia yang menaungi SMK Wahana Tegal Angus di Kabupaten Tangerang.

Ricardo Handoko, Founder ERHA Group pada acara peresmian bangunan baru SMK Wahana Tegal Angus (17/12). (dok. EHI)

“Kami sebagai perwakilan World Harvest Indonesia sangat senang dan mengucapkan terima kasih banyak pada Bapak Rico dan Ibu Amelia beserta Emilie. Momen bersejarah ini tentunya tidak bisa terwujud tanpa adanya dukungan pihak Emilie Handoko Initiative. Kami harap hal ini dapat membawa lebih banyak dampak positif tidak hanya bagi pihak sekolah, namun juga pendidikan Indonesia secara luas,” jelas Garry.

Selain melalui EHI, Rico juga turut terlibat dalam pembangunan lebih dari 7 Taman Baca Jendela Dunia di Indonesia yang menaungi lebih dari 2000 siswa-siswi di daerah Cikarang, Bekasi, Sukabumi, Banyuwangi dan Semarang. Taman Baca Jendela Dunia Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial ERHA dibidang pendidikan yang ditujukan untuk membangun minat baca anak Indonesia khususnya di daerah yang minim akses agar mereka dapat tumbuh menjadi individu berliterasi.

Selain Taman Baca Jendela Dunia, pada tahun 2022 Rico juga menginisiasi Program Operasi Katarak Gratis melalui program Corporate Social Responsibility ERHA kepada 1911 masyarakat Indonesia yang berada di pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Rico berharap inisiatif dan komitmen ini dapat terus berlanjut membawa manfaat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus Indonesia.

“Pendidikan terbaik menjadi hak dasar seluruh manusia. Saya percaya, tidak ada proses belajar yang siasia. Semua bisa bermanfaat dan semua bisa memberi dampak. Bagian kita adalah membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh putra-putri Indonesia agar tercipta generasi unggulan di masa yang akan datang,” tandas Rico.ddd



Sumber: www.suara.com