Bulog Optimistis Harga Beras akan Turun Seiring Membaiknya Pasokan

oleh

Bulog, perusahaan umum milik negara yang bergerak dalam bidang logistik pangan, optimistis harga beras akan terkendali menjelang Ramadan yang dimulai pada minggu kedua bulan Maret. Direktur Utama Bulog pada hari Kamis (29/2) mengatakan, panen meningkatkan pasokan.

Harga beras, makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta jiwa, melonjak lebih dari 16 persen sejak tahun lalu karena fenomena cuaca El Nino mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Asia pada tahun 2023, mengurangi produksi dan memicu tekanan inflasi pangan di beberapa negara yang merupakan konsumen paling sensitif terhadap harga di dunia.

Panen padi telah dimulai di beberapa daerah dan pasokan mulai mengalir ke beberapa pasar beras utama di negara ini, kata Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi. Selain panen raya, Bulog juga telah mendapatkan komitmen impor beras sebesar 1,2 juta metrik ton, tambahnya.

“Saya melakukan pendekatan terhadap rekan-rekan di Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, India, kita buat komitmen, walaupun kami tidak langsung membelinya, tapi kita sudah punya komitmen untuk beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Awal bulan ini, Indonesia menambah kuota impor beras sebesar 1,6 juta ton, dari alokasi sebelumnya sebesar 2 juta ton, meskipun izin untuk kuota baru masih diproses. [ab/ka]

Sumber: www.voaindonesia.com