Aksi Mogok Kerja Karyawan di Tiga Pabrik Mobil di Detroit Masuki Hari Kelima

oleh

Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh para karyawan terhadap tiga produsen mobil di Detroit memasuki hari kelima pada Selasa (19/9), tanpa ada tanda-tanda terobosan awal. Serikat pekerja memperingatkan bahwa aksi mogok kerja akan segera meluas ke pabrik-pabrik lain di Amerika Serikat.

Sejauh ini, pemogokan terbatas oleh sekitar 13.000 pekerja di tiga pabrik – masing-masing satu di General Motors, Ford dan Stellantis, termasuk Chrysler.

Serikat pekerja United Auto Workers (UAW) menginginkan kenaikan upah sebesar 36% selama empat tahun ke depan, sementara perusahaan telah menawarkan sekitar 20%.

Serikat pekerja juga menuntut jam kerja 32 jam seminggu dengan gaji 40 jam, dan berbagai perubahan lainnya.

“Ini adalah pertarungan yang kemungkinan besar akan terjadi di halaman belakang rumah kami. Jadi, saya pikir sebaiknya saya datang ke sini dan merasakan sedikit apa yang akan saya hadapi jika pekerja di pabrik di Arlington juga mogok,” ujar Tevita Uhatafe, salah seorang pekerja yang ikut dalam aksi mogok.

Dibandinga melancarkan aksi mogok besar-besaran yang melibatkan 146.000 anggotanya, para pekerja yang tergabung dalam UAW memilih untuk menarget tiga pabrik – sebuah rencana yang dapat membuat dana pemogokan serikat pekerja sebesar $825 juta (sekitar Rp12,4 triliun) dapat bertahan lebih lama. [lt/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com